Hari Ini:

Jumat 15 Dec 2017

Jam Buka Toko:

08.00 s/d 16.30 WIB

Telpon:

089668636870

SMS/Whatsapp:

087832133637

Line ID:

085640220094

Email:

phoscctv@gmail.com

CONTACT PERSON

YOHAN

 SMS  : 087832133637
 BBM  : D0B2C293
 WA   : +6287832133637
 24Hours, 7Days/Week

Email: yohan@phoscctv.com

Temukan kami di

Pembayaran Melalui

Pemasangan Access Control/ Akses Kontrol Semarang-Jakarta

27 Juli 2015 - Kategori Blog

Walaupun Access Control tidak berhubungan erat dengan Alarm dan CCTV, tapi pada artikel kali ini, kami Phos CCTV akan menjabarkan sedikit banyak tentang Access Control.

Hal- hal mengenai Access Control yang akan Phos CCTV jabarkan, antara lain sebagai berikut, mengenai:
1. Fungsi Access Control.
2. Jenis-jenis media Access Control.
3. Pengertian istilah pada Access Control.
4. Blok diagram Access Control.
5. Berbagai sistem Access Control.
6. Permasalahan umum seputar Access Control.
7. Tips Troubleshooting.
 
1. Fungsi Access Control
Access Control umumnya dibagi ke dalam dua fungsi:
– Sebagai Door Access (Management), yaitu membatasi hak masuk seseorang ke pintu tertentu.
– Sebagai Attendance System, yaitu sebagai mesin absensi karyawan.Oleh karena kedua aplikasi ini berbeda dalam sifat dan penerapannya, maka apabila kita ingin menggabungkannya ke dalam satu sistem (dengan satu software), maka diperlukan perencanaan dan persiapan yang matang. Terlebih lagi jika jumlah karyawannya cukup banyak dan pintu keluar masuknyapun bervariasi. Persiapan ini kerap terlewatkan oleh vendor, karena terlalu “asyik” berkonsentrasi pada deadline masuknya penawaran harga. Padahal, pengaturan hak akses pun tidak kalah penting dan mesti dibicarakan jauh hari sebelumnya dengan pihak pemakai (user), paling tidak berapa jumlah karyawan dan departemennya. Beberapa data perencanaan penting lainnya yang perlu diketahui jauh-jauh hari sebelumnya adalah:


1. Berapa jumlah karyawan secara keseluruhan, karena ini akan menyangkut pada kapasitas Reader.
2. Berapa jumlah Departemen, karena akan terkait pada pembagian access group.
3. Berapa jumlah karyawan per Departemen, karena akan menyangkut Group Member, Time Zoneatau Shift.
4. Berapa jumlah pintu per Departemen, karena menyangkut jumlah Reader (Quantity).
5. Media access yang dipakai, karena menyangkut soal kecepatan, ketahanan, keamanan dan yang terpenting adalah soal anggaran biaya (cost).
6. Pengaturan jam access (Time Zone).
7. Pengaturan mode access (Card only dan Card plus PIN).
8. Format pelaporan yang dikehendaki (harian, mingguan, bulanan atau tahunan), karena menyangkut perlu tidaknya pengembangan software dari pihak ketiga.
9. Penggabungan sistem ini ke dalam penghitungan gaji (payroll).
10. Garansi unit pada saat terjadi trouble.


Oleh karena tuntutan aplikasi user biasanya lebih tinggi daripada software standar yang menyertai produk (khususnya produk yang termasuk “kelas bawah”), maka seyogianya vendor pemula membatasi target instalasi sistem ini sampai pada tingkat tertentu saja, misalnya sebatas pada collecting data yang dilakukan oleh software standar bawaannyaArtinya sampai sebatas reader mengirimkan data ke software. Sedangkan untuk pengolahan datanya diserahkan kepada pihak pengembang software, baik dariUser sendiri ataupun jasa pihak ketiga yang kompeten. Hal ini paling tidak dapat  mengurangi “beban” vendor sendiri, terlebih lagi jika terjadi misunderstanding, dimana apa yang dikehendaki user ternyata melenceng dari kesepakatan awal disebabkan oleh beberapa faktor. Jika sudah begini, maka pekerjaan sederhanapun akan terkesan berlarut-larut.


2. Media Access Control
Ilustrasi di bawah ini adalah contoh media yang paling umum digunakan dalam sistem Access Control. Masing-masing jenis memiliki keunggulan dan keterbatasan, sehingga dalam memilih mana yang tepat kita perlu mempertimbangkan beberapa faktor, diantaranya:
– Jumlah pemegang kartu (card holders)
– Aplikasi (apakah sebagai Door Access atau Time Attendance)
– Kecepatan baca (reading speed)
– Umur pemakaian (life time)
– Lingkungan kerja (environment)
– Harga (cost)Ada hal penting yang perlu kami sampaikan di sini, yaitu: adakalanya untuk aplikasi sederhana kita tidak memerlukan peralatan dan sistem yang “canggih” (kaya akan feature) dan berharga mahal. Menurut kami, kecanggihan satu sistem terletak pada ketepatan dalam menentukan produk, kesederhanaan desain dan kemudahan pengoperasian. Dan khusus untuk Access Control, maka kualitas software aplikasi- lah yang menjadi tolok ukur, apakah ia mudah  atau malah membuat ribet si pemakai.
Berminat memasang akses kontrol?
Ingin mengetahui lebih banyak tentang akses kontrol?
DEMO GRATISSS untuk Akses Kontrol dari Phos CCTV..
Hubungi segera di :
www.phoscctv.com
Denny ( 0856 4022 0094 ) — Telp/ WA
Melayani :
* Pasang Akses Kontrol Jakarta
* Pasang Akses Kontrol Semarang
Share

, , , , , , , ,